
PEKANBARU – Dua dari tiga jemaah haji asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang sebelumnya tergabung dalam Kloter BTH06 akhirnya dapat melanjutkan perjalanan menunaikan ibadah haji. Keduanya sempat dinyatakan sakit oleh dokter petugas haji dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Batam.
Jemaah tersebut, yakni Ruspidawati dan Mislan, kini telah dinyatakan pulih. Mereka sudah memenuhi syarat kesehatan untuk terbang dan bergabung dengan rombongan Kloter BTH08 menuju Tanah Suci bersama 62 jemaah asal Rohil lainnya.
"Alhamdulillah, Ruspidawati dan Mislan sudah bisa berangkat bersama Kloter BTH08. Sementara Aisyah Dopal masih dalam proses pemulihan dan belum dapat diberangkatkan," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Defizon.
Kondisi kesehatan jemaah memang menjadi prioritas utama sebelum keberangkatan. Ketentuan mengenai istitha'ah kesehatan merupakan syarat mutlak dalam pelaksanaan ibadah haji, urainya.
Jemaah yang belum memenuhi kondisi kesehatan memadai akan ditunda keberangkatannya. Mereka baru diizinkan berangkat setelah dinyatakan layak terbang oleh tim dokter, jelasnya.
Satu jemaah atas nama Aisyah Dopal saat ini masih belum diperkenankan untuk berangkat. Ia masih harus menjalani tahap pemulihan serta pengawasan medis lebih lanjut.
"Kita doakan Aisyah Dopal segera pulih dan dapat menyusul kloter berikutnya setelah dinyatakan sehat," tambahnya. ***