PEKANBARU GORIAU.COM - Sektor pertanian masih menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja (Naker) pada Bulan Agustus 2014 di Provinsi Riau. Jumlahnya mencapai 44,28 dari jumlah penduduk yang bekerja.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Riau, Siti Mardiyah, MA, kemarin. "Namun bila dilihat berdasarkan daerah perkotaan dan pedesaan, maka terdapat perbedaan signifikan. Di perkotaan sektor dominan yang menyerap naker adalah perdagangan, mencapai 34,23 persen. Sektor pertanian hanya menyerap 10,29 persen saja," kata Siti.

Hal sebaliknya di pedesaan, lanjut Siti, sektor pertanian mampu menyerap 64,84 persen naker. Penyerapan terkecil adalah sektor listrik, gas dan air minum sebesar 0,39 persen.

"Jumlah penduduk usia kerja di Provinsi Riau pada Agustus 2014 sebanyak 4.257.120 orang. Jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 2.518.485 orang," jelas Siti.

Dari 12 kabupaten di Provinsi Riau, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tertinggi terdapat di Kabupaten Bengkalis, yaitu sebesar 70,61 persen. Dan yang terendah adalah Kabupaten Inderagiri Hilir sebesar 59,70 persen. " Untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terbesar 11,76 persen yaitu Kabupaten Kepulauan Meranti. TPT terendah 3,42 persen adalah Kabupaten Pelalawan," tandas Siti. (wdu)