SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Rider andalan tuan rumah Indonesia, Toni Syarifudin berhasil meraih juara I kategori Challenge Elite Putra untuk usia 23 tahun ke atas. Meskipun juara, namun Toni mengaku belum merasa puas karena targetnya untuk mengikuti kejuaraan Asian BMX Championship di Siak adalah pada pertandingan resmi yang digelar besok, Minggu (9/11/14).

"Bangga juga, tapi kalau challenge ini cuma dapat hadiah saja. Kalau poin UCI sebagai penilaian kualifikasi Olimpiade, pada perlombaan besok. Saya targetkan menang disini, meski banyak lawan tangguh dari Jepang, Korea dan China yang ikut," kata Toni kepada GoRiau.com di stand raider Indonesia, Sabtu (8/11/14).

Dikatakan pria peraih medali emas pada PON di Riau dan Kaltim ini, ada sejumlah pebalap yang diunggulkan pada kejuaraan BMX di Siak yang berasal dari Jepang dan Korea.

"Raider Jepang merupakan ranking 7 dunia dan 1 Asia. Tapi saya berupaya semaksimalnya menang disini, karena poinnya besar. Saat ini saya rangking 91 dunia," ujar Toni.

Pelatih Kepala Tim Indonesia Candra Aria Vijaya mengaku pebalap dari Jepang tidak bisa dianggap enteng. Kendati demikian, misi Indonesia sebagai tuan rumah adalah meraih poin sebagai modal menuju Olimpiade tahun 2016 di Brazil.

"Target utama kita Olimpiade di Brazil, jika menang di kejuaraan resmi termasuk Asian BMX Championship, maka dapat poin dari UCI," kata Candra.

"Ada sejumlah raider kita yang diunggulkan, seperti Toni dan Guruh. Sedangkan Rober, Bagus dan Rio Akbar juga semakin bagus prestasinya akhir-akhir ini," pungkas Chandra.(nal)