
PASIR PENGARAIAN, GORIAU.COM - Meski bangunan SD 028 Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) belum siap, namun sebanyak 48 orang murid terpaksa harus menempatinya. Sebab bangunan sekolah mereka sebelumnya, mau dibangun untuk Madrasah Diniah Awaliyah (MDA), Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, dan SD 028 statusnya di sana hanya menumpang.
Kepala SDN 028 Rambah, Surianis SPd mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih pada Pemkab Rohul karena sudah membangunan 4 ruang kelas untuk sekolahnya, walapun baru akan selesai tahun 2015 mendatang.
"Kami dapat 4 ruangan kelas dan juga WC. Meskipun belum diplaster, tapi anak-anak kami sudah bisa belajar dengan baik di sana. Kalau sebelumnya, sudahlah ruangnya hanya 1 buah, sempit pula. Lokasinya pun di pinggir jalan, kalau sedang belajar itu sangat bising karena kenderaan banyak yang lalu lalang,'' ujarnya.
Dikatakan Surianis, SDN 028 Rambah memiliki delapan tenaga pendidik, tiga orang di antaranya PNS, selebihnyan berstatus guru bantu (GB), guru tidak tetap (GTT) dan honorer komite.
''Setiap pagi terpaksa kita ingatkan pada murid-murid supaya memperhatikan bekas-bekas bangunan, baik itu paku, kayu-kayu bekas, jangan sampai nanti mereka luka,'' ucapnya.
Saat ditanya, apakah tak takut kalau bangunan itu runtuh dan menimpa pada anak-anak yang sedang belajar, Surianis mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul dan sudah mengizinkan untuk menempati bangunan tersebut.(srt)