SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pondok Pesantren Afandi di Desa Insit Kecamatan Tebing Tinggi Barat (TTB) Kabupaten Kepulauan Meranti memberi santunan kepada 13 orang anak yatim. Kegiatan ini digelar bersempena dengan menyambut kedatangan bulan suci ramadan 1435 H.


Camat TTB, Mulyadi, yang hadir malam itu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Ponpes Afandi yang telah berupaya semaksimal mungkin dalam pengumpulan dana santunan tersebut. Mulyadi menilai, ini semua hasil dari kerjasama yang baik dari semua pihak, sehingga hasilnya bisa maksimal.
"Kedepan kita berharap akan ditingkatkan lagi kinerja yang lebih efektif dan bisa berjalan dengan lebih maksimal lagi dari sebelumnya," kata Mulyadi.
Dikesempatan yang sama, Kepala Desa Insit, Jumir, juga memberikan apresiasi dan berharap kedepannya kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar dan lebih maksimal sebagaimana yang telah dilaksananakan itu.
"Kegiatan ini memang harus dilakukan, karena jika tidak kita yang menyatuni anak-anak yatim ini, siapa lagi,,,? Dan tentunya kegiatan ini butuh dukungan dari semua pihak terkait, baik itu instansi pemerintah maupun masyarakat itu sendiri," ujarnya.
Diakui Jumir, kegiatan tersebut dapat terselenggara dan berjalan dengan lancar, karena hasil dari kerjasama Instansi terkait maupun masyarakat Desa Insit yang saling berkolaborasi.
"Saat ini sudah terlihat contohnya, jika kita kompak tentunya suatu kegiatan akan terlaksana dengan sebaik mungkin, seperti yang kita laksanakan pada malam hari ini," ungkap kades pula.
Selanjutnya, pengasuh pondok pesantren Afandi, Ust Agus Safri mengatakan bahwa selama bulan suci ramadhan pondok pesantren Afandi akan ditutup sementara.
"Dalam bulan suci ramadhan ini pondok pesantren Afandi ini akan kita tutup sementara, karena di dalam bulan suci ramadhan itu pula masih banyak kegiatan lain yang akan kita lakukan, dan insya allah setelah lebaran akan kita buka, dan aktif kembali seperti mana biasanya," kata Agus.
Dalam pelaksanaan acara tersebut, juga dibarengi dengan tausiah dari penceramah asal kota Dumai, KH Samsul Hilal. Dengan panjang lebar, dalam tauziahnya menyampaikan pahala yang berlipat ganda apabila menyantuni anak yatim, dan tidak lupa mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh allah swt. Ust juga menyinggung berbagai permasalahan umat islam juga godaan yang akan dihadapi saat menjalani ibadah puasa pada bulan suci ramadhan nantinya.
Adapun 13 orang anak yatim yang disantuni itu diantaranya, 3 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Yakni, Saraswati, Supriyan, Juliana, Nadia, Ifalzi, Fitriana, Putri Titian, Muhammad Arasid, Nurul Izzati, Nurul Hidayati, Wahyu Nasiroh, Sri Wahyuni dan Samaniati.***