PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menggelar program Employee Voluteering (EVP) atau gotong royong bersama masyarakat, Desa Sering, Kabupaten Pelalawan. Berbagai macam kegiatan digelar antara RAPP bersama masyarakat Desa Sering.

Kegiatan yang digelar diantaranya, sosialisasi penggunaan alat pencegahan dan pemadam kebakaran (Damkar) secara dini oleh Tim Fire Protection RAPP, penyerahan bantuan alat Damkar, pembersihan lingkungan desa dan fasilitas sosial lainnya serta panen semangka yang merupakan hasil dari program sekolah lapang yang dilaksanakan oleh tim Community Development (CD) RAPP.

Kepala Desa Sering, HM Yunus menyampaikan apresiasinya atas peran aktif RAPP dalam kegiatan gotong royong dan kepeduliannya dalam memberi pembekalan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mencegah dan menanggulangi bencana Karhutla. 

"Kami sangat berterimakasih kepada RAPP atas kepeduliannya kepada masyarakat. Menyambut bulan puasa ini, kita bersama-sama gotong royong sekaligus memperoleh ilmu dan bantuan alat pemadam, karena menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran,"katanya.

 Sebagaimana diketahui, sambung M Yunus, sebagian wilayah Desa Sering didominasi oleh lahan gambut yang sangat rentan tertimpa bencana kebakaran lahan terutama di musim kemarau. Oleh sebab itu dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat mencegah dan mengendalikan terjadinya kebakaran di Desa Sering.

"Berharap kepada masyarakat Desa Sering agar secara bersama-sama turut mencegah terjadinya kebakaran lahan,"harapnya.

Koordinator Program CD RAPP, Amir Hamzah, didampingi oleh Koordinator Wilayah, Zamzuli Hidayat menyampaikan program gotong royong dan bantuan alat pemadam kebakaran tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian RAPP terhadap masyarakat sekitar operasional perusahaan terutama Desa Sering.

"Kehadiran karyawan RAPP adalah bagian terpenting dari program gotong royong ini yang menyisihkan sebagian waktu kerjanya untuk kegiatan sosial di masyarakat. Ini bentuk silaturahim kita ke masyarakat, namun di luar itu, berbagai program CD juga sudah disalurkan seperti program pertanian terpadu, pendidikan, kesehatan  dan keagamaan. Nah, melalui program inilah nantinya kita harapkan bermanfaat ke masyarakat dalam mewujudkan peningkatan pengembangan Desa Sering,"jelasnya. 

Rangkaian kegiatan tersebut diakhiri dengan dilakukanya panen semangka yang merupakan tindak lanjut dari kegiatan Sekolah Lapang Budidaya Semangka yang telah dilaksanakan dari bulan Januari sampai Maret 2014 kemarin.

Saat ini komoditi semangka sudah mulai dijadikan sebagai sumber pendapatan baru bagi petani di Desa Sering karena mudah dibudidayakan dan mudah dijual.

Saat ini, para petani lainnya mulai mengembangkan lahannya untuk budidaya semangka secara bertahap dengan memanfaatkan lahan secara maksimal.

Dengan adanya pendampingan program secara berkelanjutan diharapkan lahan-lahan yang ada dapat termanfaatkan maksimal dan memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat Desa Sering.(rls)Â