PEKANBARU, GORIAU.COM - Pihak Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kabut Asap Riau menyatakan saat ini sebagian besar wilayah di Provinsi Riau sudah nyaris tanpa kabut asap kebakaran lahan. Bahkan dikabarkan, jarak pandang di empat daerah kabupaten/kota di Provinsi Riau telah kembali normal dengan rata-rata di atas 5 kilometer.

Wakil Komandan Satgas Operasi Terpatu Bencana Kabut Asap Riau, Mayjen TNI Iskandar M. Sahil dalam rilis yang diterima pada Rabu (19/3/2014) mengatakan, untuk Kabupaten Pelalawan yang tadinya cukup parah tertutup kabut asap dampak kebakaran lahan dengan jarak pandang maksimum (visibilitas) bawah 500 meter, sejak Selasa lalu dikabarkan telah berkisar di atas 5 kilometer.Sementara itu, dilaporkan untuk Kota Pekanbaru yang sejak beberapa pekan tertutup asap dengan visibilitas di bawah seribu meter, saat ini telah menembus tujuh kilometer.Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang tadinya sempat terganggu kabut asap, saat ini sudah kembali berjalan normal.Untuk Kabupaten Indragiri Hulu khususnya di Rengat, Satgas menyatakan jarak pandang telah berada di atas delapan kilometer dan di Kota Dumai yang sebelumnya terkena dampak kabut asap paling parah, saat ini visibilitas berada di atas 10 kilometer.Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan, terus menipisnya kabut asap di berbagai daerah di Riau disebabkan terjadinya hujan dalam beberapa hari terakhir.Lembaga ini memprakirakan, hujan mengakibatkan potensi tingkat kemudahan kebakaran lahan menurun hampir di sebagian besar Provinsi Riau.Sementara itu untuk prdiksi arah angin masih bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan rata-rata 5-18 kilometer per jam.BMKG memprakirakan, potensi hujan ringan sampai dengan sedang masih akan terjadi di sebagian besar wilayah Riau termasuk di empat daerah tersebut. (fzr)