DUMAI - Bandar Udara (Bandara) Pinang Kampai yang terletak di Kota Dumai Riau, dibangun pada tahun 1971. Saat itu panjang landasan 800 meter, sementara lebar landasan 30 meter. Dulunya bandara ini dapat didarati oleh pesawat tipe Skyfan. Namun seiring perkembangan zaman, panjang landasan sudah 1.800 meter, dengan lebar 45 meter.

Dibalik itu, berdasarkan informasi yang dirangkum GoRiau.com dari berbagai sumber ada cerita yang menegangkan sekaligus bisa membuat tersenyum. Hal itu menyangkut faktor keselamatan dalam penerbangan. Dimana sebuah pesawat jet jenis Fokker 70 dihadang oleh dua ekor anjing.

Saat itu, pilot dan co-pilot sudah mengambil ancang-ancang untuk take off (terbang) di ujung landasan bandara. Dengan kecepatan penuh pesawat yang memiliki kapasitas 79 kursi ini, berpacu untuk meninggalkan landasan. Saat akan mempersiapkan untuk menaikan hidup pesawat, dari kejauhan pilot melihat dua ekor anjing yang sedang bergelut ditengah-tengah runway (landasan, red).

Sontak, pesawat yang dalam kecepatan tinggi itu melakukan pengereman mendadak dan akhirnya berhenti persis di depan dua ekor anjing yang sedang bergelut itu. Antara cemas dan ketakutan, seluruh personel keamanan bandara mengusir dua ekor anjing itu dengan menggunakan sepeda motor. Hal ini bisa terjadi, karena tidak adanya pagar pengaman disekeliling Bandara Pinang Kampai.

Kisah nyata ini dibenarkan Kepala UPT Bandar Udara Pinang Kampai, Catur Hargowo saat dikonfirmasi GoRiau.com, Rabu (15/6/2016). Dimana, kejadian itu sudah lama terjadi. Hal itu memang sempat menghebohkan, karena ada yang menganggap cerita itu menyeramkan dan ada juga yang tersenyum mendengar cerita itu. Karena kehebatan dua ekor anjing yang dapat menghentikan laju Fokker 70 saat akan lepas landas.

"Untung pilotnya sigap melihat kondisi di depan. Kalau tidak sigap kita bisa bayangkan apa yang terjadi, saat pesawat dalam kecepatan tinggi yang akan lepas landas menghantam 2 ekor anjing di depannya. Kita berharap kejadian ini tidak terulang jika, sekeliling bandara dipasang pagar," ulas Catur singkat. Kejadian ini sudah lama terjadi.***