BENGKALIS, GORIAU.COM - Musibah kebakaran menimpa rumah milik Salimah (80) warga Jalan Bathin Alam, Sungai Alam, Bengkalis, Selasa (17/9) malam. Kebakaran yang meludeskan seluruh bangunan rumah papan tersebut hampir saja merenggut nyawa pemilik rumah. Beruntung nenek tua yang sejak setengah tahun lalu mengalami strok tersebut berhasil diselamatkan warga.

Kendati berhasil diselamatkan, namun kedua tangan, wajah, rambut dan punggung Salimah sempat dijilat kobaran api. Salimah mengalami luka bakar cukup serius, kulit wajahnya yang keriput terlihat melepuh, begitu juga tangan dan punggungnya. Sedangkan kedua kakinya tidak mengalami luka serius.

Seperti diceritakan Mak Utih (45) menantu Salimah, saat ditemui di RSUD Bengkalis, Rabu (18/9), kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB atau setelah salat Isya. Saat itu Salimah yang tidak bisa berjalan sejak setengah tahun terakhir tersebut sedang tidur-tiduran di kamarnya. Sedangkan anak perempuannya, Mun (40) juga berada di rumah bersamanya.

''Mak mertua saya sudah setengah tahun ini mengalami strok ringan. Dia tidak bisa berjalan, tapi pikiran dan daya ingatnya masih sangat baik. Selama ini dia tinggal dengan adik ipar kami di rumah tua itu, adik ipar kami (Mun 40 tahun), sebetulmya juga kurang sehat (depresi,),'' cerita Mak Utih.Tidak jelas dari mana asal api, namun menurut keterangan Salimah, dia melihat api sudah membesar di atas bumbung rumahnya atau persis di atas kamar.

Salimah sempat menjerit memanggil anak perempuannya dan memanggil nama anak-anaknya. ''Mun sempat keluar dan menyelematkan seluruh pakaiannya, tapi tetap membiarkan mak di dalam kamar,'' ujar Mak Utih.

Sejumlah warga yang mengetahui kebakaran tersebut bergegas keluar rumah dan memberikan pertolongan. Beberapa warga nekat mendobrak masuk ke dalam rumah untuk menyelematkan Salimah.

''Beruntung warga cepat datang dan mengetahui mbah masih berada di dalam rumah,'' terang Ela salah seorang kerabat korban.

Saat dibawa keluar, Salimah mengalami luka cukup parah, hanya bagian dada dan kakinya yang tidak dijilat api, selebihnya mulai dari tangan, wajah, kepala dan punggung kena jilatan api. Saat dibawa keluar, tikar yang terbuat dari plastik masih melekat di punggungnya.

Menurut sejumlah warga, kemungkinan saat kebakaran tersebut, nenek tua itu hanya telungkup berusaha melindungi diri, karena kobaran api sudah masuk ke dalam kamarnya. Karena luka bakar cukup parah, Salimah lalu dibawa ke RSUD Bengkalis.

''Saat ditangani oleh dokter, kami melihat ada luka memar di kepala bagian atas, kemungkinan tertimpa potongan kayu yang terbakar," ujar Ela.

Herannya, nenek tua tersebut sedikitpun tidak mengeluhkan luka bakar yang menjilat sebagian tubuhnya. Hanya saat di dalam mobil ketika dibawa ke RSUD Salimah mengatakan kedua tangannya panas.

Seluruh bangunan rumah rata dengan tanah. Mun anak Salimah hanya bisa menyelamatkan beberapa helan pakaian pribadinya saja.jfk