BANTAN, GORIAU.COM - Rumah semi permanen milik janda tiga anak, Sudarmi (49) ludes terbakar, Jumat (28/12/2012) sekira pukul 10.00 Wib. Tak ada yang bisa diselamatkan, selain satu unit sepeda motor dan seutas kalung mas. Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik.
Seperti diceritakan Zakir tetangga Sudarmi, peristiwa itu terjadi Jumat (28/12), menurut keterangan sejumlah warga, ketika kebakaran hebat tersebut terjadi, warga Desa Muntai ini sedang masak di dapur. Api berasal dari bagian depan rumah, Sudarmi baru menyadari saaqt api sudah membesar sehingga tidak banyak yang bisa diselamatkan.
“Kuat dugaan api berasal dari arus pendek, sebab saat kejadian pemilik rumah sedang masak di dapur, api sudah membesar di bagian depan rumah. Hanya satu unit sepeda motor dan seutas kalung emas yang bisa diselamatkan, seluruh harta benda lainnya, pakaian dan surat-surat penting lainnya habis terbakar,” papr Zakir.
Saat mengetahui api mulai membakar rumahnya bagian depan, Sumarni memang sempat meminta pertolongan warga sekitar. Namun api begitu cepat membakar seisi rumah, hanya dalam hitungan setengah jam seluruh bangunan rumah ludes.
“Warga yang datang tak bisa berbuat banyak, api sangat cepat membakat seluruh bangunan. Hanya sekitar setengah jam seluruh bangunan ludes,” terang Zakir seraya berujar hanya dinding batu bagian dapur yang tersisa.
Untuk sementara Sudarmi dan ketiga anaknya menumpang di rumah mertuanya. Atas musibah tersebut, sejumlah warga juga mengaku prihatin. “Namanya musibah pasti semua orang tak menginginkannya. Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban ibu Sudarmi sekeluarga,” harap Sidiq warga Muntai.
Sudarmi tinggal di Parit Jawa, Desa Muntai, Kecamatan Bantan, sejak berapa tahun lalu hidup menjanda. Sehari-hari Darmi bekerja menakik karet untuk memenuhi kebutuhan hidup ketiga anaknya. (jfk)