PEKANBARU – RSUD Arifin Achmad menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran Poliklinik Utama sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Riau. Layanan premium ini dirancang khusus bagi pasien non-BPJS atau pasien umum yang menginginkan kenyamanan ekstra tanpa harus mengantre panjang, Rabu (8/4/2026).

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Pratiningsih, menjelaskan bahwa kehadiran Poliklinik Utama merupakan bagian dari transformasi layanan yang memprioritaskan kualitas medis sekaligus kenyamanan bagi setiap pengunjung.

"Pasien dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis dan subspesialis terbaik di Riau, dengan pelayanan yang lebih personal, cepat, dan efisien," ujarnya kepada GoRiau.com.

Fasilitas ini menawarkan berbagai keunggulan kompetitif, mulai dari penanganan langsung oleh tenaga medis berpengalaman, alur pelayanan yang bersifat privat, hingga ruang tunggu yang eksklusif. Dukungan peralatan medis modern di gedung ini juga memastikan proses diagnosis serta tindakan medis berjalan lebih optimal bagi pasien.

Layanan yang tersedia mencakup bidang spesialis dan subspesialis seperti penyakit dalam, anak, saraf, paru, hingga kesehatan gigi dan mulut. Selain layanan medis dasar, klinik ini turut memperkenalkan MedikAA Estetika yang menyediakan perawatan kecantikan di bawah pengawasan tenaga medis profesional secara langsung.

Poliklinik Utama berlokasi di lantai 1 Gedung Utama RSUD Arifin Achmad dan beroperasi setiap hari kerja mulai Senin hingga Jumat, pukul 08.00 sampai 16.30 WIB. Selain peluncuran layanan premium, rumah sakit rujukan utama ini juga tengah bersiap menyambut usia emas 50 tahun pengabdian dengan serangkaian pengembangan infrastruktur.

Peningkatan kapasitas tersebut mencakup penambahan ruang rawat inap, penguatan layanan hemodialisa, hingga perluasan program pendidikan dokter spesialis. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen pihak rumah sakit dalam menyediakan fasilitas lengkap agar masyarakat Riau tidak perlu lagi mencari pengobatan ke luar daerah atau ke luar negeri.

"Kesehatan adalah investasi berharga. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan terbaik di daerah sendiri," tutup drg Yusi Pratiningsih. ***