
PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Pemkab Rokan Hulu jauh-jauh hari sudah melakukan revolusi mental. Bahkan ha itu sudah dilakukan jauh sebelum Jokowi mempopulerkannya. Revolusi mental di Rohul sudah dilakukan sejak tahun 2006 lalu, ketika Achmad terpilih sebagai Bupati Rokan Hulu.
''Kita sudah melakukan Mental sejak tahun 2006,'' ungkap Achmad usai kegiatan peringatan hari Sumpah Pemuda ke-86 Tahun 2014 di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Selasa (28/10/2014),
Katanya, pemuda di zaman 86 tahun yang lalu dihadapkan dengan berbagai kesulitan, mereka tertindasnya dari bangsa lain, sehingga lahir semangat untuk bebas dari penjajah dan ingin merdeka.
Tentu sangat berbeda dengan pemuda saat ini, mereka tidak ada tekanan fisik, tidak mengalami tantangan seberat tantantanga pemuda di zaman penjajahan dulu, sehingga itu mempengaruhi karakter mereka.
Jadi ini kita bisa mengambil nilai-nilai perjuangan mereka, sebab mereka dibelenggu kaum penjajah, jadi pemuda saat ini harus lebih kompetitif, apalagi dunia sudah maju, tahun 2015 mendatang akan memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), jadi pemuda harus punya karakter dan mentalnya harus direvolusi, sehingga bisa kompetitif dan punya rasa semangat.
Kemudian, membangun jati diri kebersamaan, harus nilai kejujurahan dan kebanggaan terhadap berbangsa, "Ini bisa dengan menggali budaya kita, mengembangkan potensi kuliner dengan mencintai produk daerah," sebutnya.
Saat ditanya terkait, dukungan pemerintah daerah kepada Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemkab Rokan Hulu terus memberikan penganggaran setiap tahunnya untuk mendukung program tersebut. ''Kita juga memberikan bantuan kepada organisasi kepemudaan, seperti HMI, beberapa sayap organisasi kepemudaan partai politik dan lainnya, KNPI ini bertugas mengorganisir organisasi kepemudaan," jelasnya.
Untuk revolusi mental itu, pihak Pemkab Rokan Hulu sudah melakukan itu sejak tahun 2006 lalu, sehingga bisa mengurangi trizero, yakni narkoba, miras dan pergaulan bebas. ''Kita memasukkan nilai revolusi mental ini, baik pendidikan umum, pendidikan agama maupun program pendekatan yang telah gencar dilaksanakan Pemkab Rokan Hulu," terangnya. (ram)