JAKARTA – Lifter Indonesia Rizki Juniansyah tidak terpengaruh dengan darurat keamanan yang belakang menghantui perhelatan Olimpiade Paris 2024 yang akan berlangsung dari 26 Juli hingga 11 Agustus 2024. Pasalnya, ancaman teror belakangan ini terus muncul.

Rizki mengatakan bahwa ihwal keamanan sama sekali tidak mengusik mentalnya. Selain itu, ia juga percaya tuan rumah bakal mempersiapkan semuanya dengan baik.

"Saya tidak memikirkan [red-ancaman keamanan] itu. Kami datang ke sana untuk fokus bertanding saja. Saya yakin dengan keamanan tuan rumah," ujar Rizki saat acara pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris di Auditorium Kemenpora Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Masalah keamanan di Prancis masih berada di tingkat ancaman tertinggi sejak Maret lalu, bermula dari aksi teroris ISIS menyerang sebuah gedung konser Rusia yang menewaskan 145 orang.

Aksi teror tersebut pun memaksa Prancis untuk mengatur ulang sistem keamanan mereka. Pasalnya, sebagian besar negara Eropa lain ikut meningkatkan waspada teror sampai tingkat maksimum.

Rencananya, Prancis akan mengerahkan sekitar 20 ribu tentara dan lebih dari 40 ribu polisi untuk mengamankan Olimpiade. Selain itu, mereka juga mendapat dukungan sekitar dua ribu tentara dan polisi dari negara lain. ***