
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Zulher MS mulai risau dengan mulai tumbuh dan berkembangnya perkebunan sawit dengan kualitas yang rendah khususnya di perkebunan rakyat. Pengunaan jangka panjang bibit ini akan menyebabkan merosotnya kualitas sawit Riau.
''Kita minta pekebun menggunakan bibit yang berkualitas atau yang sudah memiliki sertifikasi. Bagaimanapun ini akan mempengaruhi hasil produksi sawit dan tentunya berdampak pada harga jual produk sawit seperti TBS,'' ujar Zulher kepada wartawan, Jumat (21/9/2012).
Pengunaan bibit tak bersertifikasi ataupun bibit abnormal juga akan mempengaruhi produksi. ''Hasil produksinya tetap tidak akan memuaskan,'' tegasnya.
Zulher menyebutkan kriteria bibit abnormal itu adalah daun seperti rumput, tumbuhnya berputar, anak daun yang jarang, tajuk tidak normal, daun tidak merata, bibit kerdil, daun pendek dan lebar, bercak daun culvularia, daun menggulung, bibit tumbuhnya tegak lurus, anak daun rapat, dan lain sebagainya.
''Membeli bibit bersertifikasi akan menghindari bibit abnormal atau tak berkualitas,'' tambahnya.(rdc)