PEKANBARU - Tahun demi tahun, Riau selalu dilanda kabakaran hutan dan lahan. Untuk tahun ini, meski belum terjadi, pemerintah berencana akan menetapkan status ''siaga'' kebakaran hutan dan lahan serta mengantisipasi terjadi kebakaran hutan dan lahan yang meluas dan berdampak besar.

Jika tak ada aral melintang, penetapan status ''Siaga'' tersebut akan dilakukan minggu depan. Dan semua pemangku kepentingan, diharapkan ikut serta mengantisipasi kebakaran dan meminimalisir dampak sehingga tidak mengganggu masyarakat dan aktifitas usaha.

Karena itu, penetapan lebih awal status Siaga Karhutla agar ada antisipasi terutama di wilayah yang rawan terjadi karhutla. Dan Satgas sudah bisa bekerja dan waspada jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Sementara itu Gubernur Riau, Syamsuar saat dikonfirmasi GoRiau.com, Sabtu (8/2/2020) mengatakan rencananya akan segera menetapkan status Siaga Darurat Karhutla, namun masih perlu dimatangkan dulu dan berkoordinasi dengan stakeholder lainnya. ''Rencananya akan segera kita umumkan, kalau memungkinkan MInggu depan, tapi nanti kita kabarkan lagi,'' ujarnya.

Dikatakannya, antisipasi Karhutla ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pada Rakornas Pencegahan Karhutla di Istana Negara, Kamis lalu. ''Pak presiden mengharapkan kita mengantisipasi Karhutla lebih awal,'' tutupnya. ***