
PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Ratusan pengujuk rasa yang merupakan gabungan dari Badan Ekseekutif Mahasiwa (BEM) se-Provinsi Riau, mengadakan untuk unjuk rasa di Halaman Kantor PLN Rayon Pasir Pangaraian, Jumat (14/11/2014). Mereka menuntut sikap profesionalisme PLN.
Pada kesempatan itu Koordinator aksi gabungan BEM se-Riau ini, Harmansyah saat bertemu Manajer PLN menyerahkan pernyataan sikap kepada Manager PLN Rayon Pasir Pangaraian Juloko Saragih.
Adapun pernyataan sikap yang berisi 9 tuntutan tersebut diantaranya meminta pihak PLN harus mengganti alat elektronik masyarakat yang rusak akibat pemadaman listrik hal ini sesuai dengan UU Nomor 8 1999, kemudian mempertanyakan kapan masyarakat bisa menikmati penerangan listrik tanpa seringnya pemadaman, menolak tarif listrik naik namun pelayalanan menurun.
Kemudian meminda PLN menyediakan layanan keluhan masyarakat aktif melayani selama 24 jam, penambahan daya pembangkit listrik di wilayah Rokan Hulu harus segera diselesaikan, sesuai UU nomor 30 tahun 2009 tentang ke-tenagalistrikan pada pasal 29 harus di laksanakan dengan benar
Selanjutnya, pendemo juga meminta PLN melayani masyarakat dengan jujur dan transparan tidak ada dusta dan kebohongan, serta meminta managemen PLN wilayah Rokan Hulu harus di aduit dan terakhir stop alasan klasik kekurangan daya.
Setelah menyerahkan, surat pernayataan mereka dikawal ketat pihak kepolisian, ratusan mahasiswa ini menuju ke Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu. (ram)