
PEKANBARU, GORIAU.COM - Wakil rakyat hari ini kembali sibuk menerima sejumlah tamu, setelah melakukan rapat tertutup dengan komisi pemberantasan korupsi (KPK), setidaknya ada dua gelombang massa yang melakukan kunjungan ke kantor dewan, Senin (21/9/2015).
Gelombang aksi massa kedua dari Walhi, GMPKS, JMGR dan SPI yang tergabung dalam Aliasni Rakyat Riau, menuntuk para wakil rakyat agar menyelesaikan seluruh permasalahan agraria di Provinsi Riau.
Dalam aksi ini setidaknya ada 10 tuntuntan yang disampaikan oleh Aliansi Rakyat Riau, diantaranya adalah menuntut agar meninjau ulang izin korporasi perusak lingkungan.
Kordinator aksi dari Walhi Riau Taufik Rachman mengatakan, perlunya ada reformasi agraria menuju kedaulatan pangan.
"Kita menuntut agar para wakil rakyat mendengar, dan menyampaikan kepada pihak terkait soal penanganan persoalan agraria di Riau, hentikan penerbitan izin- izin baru bagi korporasi, hentikan juga tindak kriminiliasasi terhadap petani," ungkapnya kepada GoRiau.com, disela-sela unjuk rasa.
Berbagai yel- yel dan sepanduk bertuliskan selamatkan petani, hentikan pembakaran lahan, mewarnai dalam aksi masa tersebut, dan setelah melakukan aksi sekitar satu jam, masa membubarkan diri.(dnl)