
PEKANBARU, GORIAU.COM - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan Sinarmas Group meminjamkan masing-maaing satu unit helikopter untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Presiden Direktur PT RAPP, Kusnan Rahmin menegaskan, pihaknya akan terus berpartisipasi mendukung dan membantu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam menanggulangi bencana kebakaran dan kabut asap.
"Kami menyiapkan seluruh sumberdaya yang ada di perusahaan termasuk pengerahan Tim Reaksi Cepat. Kebakaran lahan dan bencana asap adalah ancaman bagi kesehatan masyarakat dan juga bisnis perusahaan," katanya.
Bahkan, tambah Kusnan, RAPP telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk penanggulangan kebakaran lahan yang dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Perusahaan juga menandatangani MoU Desa Bebas Kebakaran Hutan dan Lahan dengan 4 desa di Pelalawan. Bagi setiap desa yang bisa mencegah kebakaran sampai akhir September, perusahaan akan memberikan apresiasi dana pembangunan senilai Rp 100 juta.
Sementara itu, Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono dalam jumpa persnya mendampingi Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Zulkifli Hasan, di Posko Siaga Darurat Asap Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, menegaskan, hingga saat ini Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) masih penyumbang kebakaran dan asap terbanyak.
"Karhutla pada bulan Juni lalu yang terbanyak terjadi di Rokan Hilir, disusul Dumai dan Bengkalis. Kondisi ini butuh penanganan yang serius agar tidak terus terjadi berkelanjutan," tuturnya.
Daerah terluas yang terbakar terdapat di Desa Pasir Limau Kapas, Kec Kubu u dan Bangko Pusako dan Tanah Putih. Luas yg terbakar 380 hektare yang terbakar. Yang berhasil dipadamkan 180 hektare.
"Lahan yang terbakar adalah gambut. Kadang-kadang asap masih ada, tapi nanti muncul lagi. Kalau api rata-rata sudah terkendali," ungkapnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan, Gubernur Riau (Gubri) Annas Maamun beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) Riau.***