TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Sayuti seorang Kapten sebuah kapal tongkang yang sedang bertambat di Sungai Indragiri tepatnya di Seberang Tembilahan, mendadak menghembuskan nafas terakhirnya Selasa (5/8/2014) saat tengah membersihkan kapal tersebut.

Berdasarkan keterangan dari salah satu teman korban, saat itu sekitar pukul 12.30 Sayuti tengah membersihkan kapal, dan secara tiba-tiba ia jatuh pingsan ''Karena itu, salah satu teman yaitu Bg Taher berusaha menolong, namun ia juga malah ikut pingsan,'' katanya kepada GoRiau.com saat menunggu hasil pemeriksaan di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Akhirnya lanjutnya pula, salah saorang pekerja kemudian menolong Sayuti dan Taher. Kemudian mereka berdua dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan, namun sayangnya nyawa sang kapten tidak dapat terselamatkan.

''Saat dalam perjalanan ke RSUD, Bang Sayuti sudah tidak bernafas lagi,'' ungkapnya pula.

Ia menduga, penyebab meninggalnya Sayuti dan membuat pingsan Taher adalah terhirup bau bensin yang saat itu tengah dibersihkan oleh Sayuti.

''Saat itu Bang Sayuti sedang bersihkan tempat bensin, karena ruangan tertutup mungkin terhirup itu karena baunya sangat menyengat,'' katanya lagi.

Berdasarkan hasil pantauan GoRiau.com di IGD RSUD Puri Husada Tembilahan, korban yang berusaha menolong Sayuti yaitu Taher sudah siuman.

Sementara dokter di RSUD Puri Husada yaitu dr Wirda saat dimintai keterangan penyebab tidak dapat terselamatkannya nyawa Sayuti, ia tidak berkenan memberikan keterangan apapun.(ayu)