
PANGKALAN KERINCI – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata mengumpulkan laba bersih sebesar Rp 2.117.236.676 di tahun 2022. Laba diperoleh dari usaha kelistrikan.
Direktur BUMD PD Tuah Sekata, T Efri Syah Putra mengatakan, jumlah laba bersih itu diketahui dari hasil audit buku tahun 2021.
"Setelah melalui audit, diketahui kita memperoleh laba bersih sebesar Rp 2,1 miliar lebih," sebut dia, Kamis (7/4/2022).
Laba bersih ini, lanjutnya, tidak lepas dari kerja keras jajaran manajemen sehingga bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
Keuntungan itu, menurutnya, hanya terfokus pada satu unit usaha, yakni kelistrikan. Namun, perusahaan pelat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan ini, mentargetkan laba sebesar Rp 3 miliar di tahun ini.
Putra mengatakan, keuntungan tahun lalu itu, telah disetorkan ke Kas Daerah (Kasda), dan bakal disetorkan menjadi PAD. Tak hanya mengola usaha kelistrikan, kini BUMD Tuah Sekata mulai kelola beras Penyalai.
"Tentunya, setelah ada hasil audit kita peroleh laba bersih Rp 2,1 miliar. Dan kita sudah menambah unit usaha baru, yakni beras Penyalai," pungkasnya.***