PEKANBARU, GORIAU.COM - Sejarah baru terukir di dunia karateka Riau. Setelah menunggu sekian lama, emas pertama di PON akhirnya datang juga. Adalah Asmaul Husna yang pembuat sejarah lewat emas yang dipersembahkan pada PON XVIII Riau 2012. Husna yang tampil di kumite kelas +68 kg, di babak final Rabu (12/9/2012) di GOR Tribuana, Pekanbaru, secara meyakinkan berhasil mengalahkan karateka Sulawesi Selatan, Wiwik Pratiwi dengan skor 6-3.

''Saya bangga mampu menjadi yang pertama penyumbang medali emas bagi Forki Riau. Selain itu, emas ini juga saya persembahkan untuk orang tua yang berada di Aceh dan seluruh pihakyang telah mendukung keberhasilan saya ini,'' ucapnya.

Husna sendiri tampil begitu percaya diri, kendati secara usia dan pengalaman, karateka kelahiran Denpasar (Bali), 9 Juni 1993 ini kalah jauh dibanding Wiwik yang cukup lama mendekam di pelatnas serta berulang kali memperkuat Indonesia di pentas internasional.

Memang pada menit-menit pertama Husna yang masih tampak grogi langsung tertinggal 0-2. Namun dua menit berikutnya ia berhasil menyamakan kedudukan 2-2. Husna yang makin percaya diri berhasil menuntaskan perlawanan Wiwik di dua menit terakhir dengan mencatat skor 6-3.

Yang membuatnya makin bersemangat, kemenangan di PON XVIII 2012 ini akan mengantar Husna yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Persada Bunda, Pekanbaru, ke pelatnas Forki di Jakarta. Menurut Ketua PB Forki Hendardji, Husna akan langsung masuk pelatnas selepas PON XVIII. Setelah dua pekan berlatih Husna juga akan mendapat kesempatan untuk mengikuti kejuaraan internasional di Bangkok pada 26 September mendatang. (*/rsc)