PANGKALANKERINCI - Puluhan warga dari Desa Lalang Kabung, Desa Sering dan Desa Simpang Perak Jaya, Kabupaten Pelalawan, Riau, serius mengikuti penjelasan Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pelalawan, H Abdullah Sani, mengenai penyelenggaraan jenazah.

Bertempat di Masjid Nurul Yakin, Abdullah Sani tidak hanya menjelaskan, namun juga memperagakan lansung bagaimana tata cara memandikan, mengkafani, mensalatkan jenazah hingga menguburkan jenazah.

Kegiatan yang ditaja Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ini cukup unik. Alat peraga yang digunakan sebagai pegganti manusia adalah boneka. Hal itu bertujuan agar apa yang disampaikan dapat langsung dimengerti oleh peserta.

"Kita langsung praktek, agar mudah diingat dan dimengerti. Setelah ini, peserta bisa mempraktekkan di tempat asalnya masing-masing. Umumnya, yang bisa memandikan jenazah adalah yang tua-tua. Kebetulan tadi ada yang masih muda dan menurut saya itu bagus sekali, semoga ditiru yang lain," tuturnya.

Salah satu peserta dari Desa Lalang Kabung, Rusrizal menuturkan kegiatan penyelenggaraan jenazah ini dapat menambah pengetahuannya. Sehingga ilmu yang didapat dari pemateri dapat menularkan kepada pemuda di desanya.

"Sekarang jarang sekali anak muda menjadi petugas penyelenggaraan jenazah. Ilmu ini dapat kami tularkan kepada warga desa, kami juga dibelaki dengan buku panduan," terangnya.

Menurut Kepala Desa Lalang Kabung, Murlis, kegiatan ini cukup positif. Sebab, pelatihan penyelenggaraan jenazah belum pernah dilakukan di ketiga desa.

"Ini yang pertama, kami juga senang pematerinya langsung dari MUI Pelalawan," tuturnya.

Sementara itu, CD Officer RAPP Marjikin mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk warga. Pasalnya, ide kegiatan ini tidak hanya berasal dari perusahaan, tapi juga dari warga desa.

"Alhamdulillah warga antusias dengan program ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menjalin silahturrahmi antara warga dengan perusahaan," pungkasnya.(***)