PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp62 miliar untuk Program Beasiswa Riau bagi 3.644 mahasiswa di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan.

Kebijakan ini disampaikan pada acara Puncak Anugerah Pendidikan Riau 2026 di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (20/5/2026), sebagai langkah strategis menurunkan angka pengangguran.

"Meski saat ini keuangan daerah mengalami tekanan, pemerintah tetap memprioritaskan pelayanan pendidikan bagi masyarakat," ungkap Asisten III Setdaprov Riau, M Job Kurniawan.

Alokasi dana tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan di tahun anggaran 2026. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung mahasiswa untuk mengasah bakat dan keterampilan agar siap bersaing di dunia kerja.

"Kita ingin semakin banyak anak Riau sesuai bakat dan melanjutkan pendidikan kemampuannya, memiliki keahlian yang dibutuhkan dunia kerja, serta berkontribusi nyata dalam menurunkan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau," sebutnya.

Dukungan beasiswa bagi pelajar di Riau tidak hanya bersumber dari anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebanyak 1.341 penerima beasiswa juga mendapatkan bantuan pendidikan melalui program Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit yang disalurkan ke provinsi ini.

"Artinya, anak-anak Riau harus percaya diri untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita setinggi mungkin," tambahnya. ***