
TELUKKUANTAN – Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau memusnahkan puluhan rakit penambangan emas tanpa izin (PETI). Operasi serentak dilakukan seluruh jajaran Polsek yang ada di Kuansing.
Langkah tegas ini diambil menyusul meningkatnya laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Contact Center 110 Polri terkait aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan.
Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, menyatakan bahwa operasi intensif ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas aktivitas ilegal yang meresahkan warga dan merusak ekosistem aliran sungai.
"Dalam dua hari terakhir, tim gabungan telah bergerak di beberapa titik dan berhasil menghancurkan serta membakar puluhan rakit PETI. Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas tambang ilegal di wilayah Kuansing," tegas AKBP Hidayat Perdana, Kamis (21/5/2026).
Salah satu operasi terbaru dilakukan oleh personel Polsek Singingi pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas menggerebek lokasi tambang ilegal di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, tepatnya di area belakang Puskesmas Muara Lembu.Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan 13 unit rakit penambangan atau sitingkai yang sedang ditinggalkan oleh para pelakunya.
"Di lokasi terakhir di Muara Lembu, personel menemukan 13 unit alat penambangan. Seluruhnya langsung kami musnahkan di tempat dengan cara dibakar dan dihancurkan agar tidak dapat digunakan kembali," kata Hidayat.
Meski berhasil melumpuhkan puluhan sarana tambang ilegal, polisi belum berhasil menangkap para pelaku di lokasi. Diduga, kedatangan petugas telah bocor atau para penambang melarikan diri sesaat sebelum polisi tiba di area landai yang terbuka. Karena seluruh peralatan langsung dimusnahkan di tempat, tidak ada barang bukti fisik yang dibawa ke Mapolres.
AKBP Hidayat Perdana mengimbau masyarakat untuk terus proaktif dalam menjaga lingkungan mereka dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.
"Kami sangat mengapresiasi warga yang berani melapor melalui Call Center 110. Sinergi antara masyarakat dan Polri adalah kunci utama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan di Kuansing," ujarnya mengakhiri.***