DUMAI, GORIAU.COM - Polres Dumai masih terus memburu pelaku pencurian yang disertakan pemerkosaan terhadap korban berinisial MBS, warga Jalan Merdeka Baru, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.

Kapolres Dumai, AKBP Yudi Kurniawan, saat dikonfirmasi GoRiau.com melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Wisnu Wibowo Kamis (16/10/2013) menyebutkan satuannya masih terus memburu pelaku pencurian yang disertai pemerkosaan terhadap korban MBS."Kita masih terus lacak dan buru keberadaan pelaku, sementara ini pelaku yang diketahui lebih dari satu orang," ujar Wisnu.Disinggung ciri-ciri pelaku dari keterangan korban, WIsnu enggan menjawab,"Untuk itu kita belum bisa publikasi, namun saat ini kita prioritaskan terhadap pelaku," kilahnya.Sebelumnya dikabarkan, Pencurian dan pemerkosaan terjadi di Dumai. Kali ini, seorang ibu berinisial MBS menjadi korban pemerkosaan dan pencurian di rumahnya sendiri, di Jalan Merdeka Baru, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Riau. Korban dan anaknya berinisial AN (9) tak berkutik dibawah todongan pisau pelaku.Peristiwa itu terjadi pada Jumat (11/10/2013) dini hari lalu, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, MBS dan anaknya yang sedang tidur pulas tiba-tiba terbangun karena mendengar suara-suara berbisik dari arah dapur.Karena curiga, MBS memeriksa ke dapurnya dan melihat beberapa orang tak dikenal. Menyadari keberadaan pemilik rumah, seorang pelaku langsung menodongkan pisau ke leher korban.Korban dan anaknya kemudian diminta untuk diam, kalau tidak akan dibunuh. MBS kemudian diseret ke kamar dan dipaksa melayani nafsu bejat para pelaku secara bergiliran.Usai memperkosa korban, pelaku lalu menggasak seisi rumah korban, diantaranya satu unit HP, uang tunai Rp100 ribu dan sebuah kartu ATM BCA.Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, penyidik Polres Dumai masih mengumpulkan alat bukti dan melacak keberadaan pelaku."Korban sudah dimintai keterangannya. Dia diminta untuk menggambarkan ciri-ciri pelaku. Penyidik masih berupaya mengejar pelaku," kata Guntur, Minggu (13/10/2013).(egy)