
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pihak Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, belum dapat menyimpulkan penyebab terjadinya peristiwa kebakaran yang menghanguskan sembilan rumah dan menewaskan tujuh orang, Kamis (28/2/2014) dini hari.
"Masih dalam penyelidikan. Nanti Tim Laboratorium Forensik dari Medan tiba untuk mengambil sample diduga penyebab terjadinya peristiwa itu. Sekitar jam 14.00 WIB dikabarkan sudah akan sampai," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada pers di Pekanbaru.
Peristiwa kebakaran itu dikabarkan terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 05.00 WIB, menghanguskan sedikitnya sembilan bangunan rumah yang berada di Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.
Kepolisian mendata ada sebanyak tujuh orang tewas dari dua keluarga dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. "Situasi di lokasi kejadian sudah kami amankan dan diberikan garis batas polisi," katanya.
Pada peristiwa kebakaran subuh tadi, demikian Arief, karena kejadiannya pada jam istirahat, maka kemungkinan korban-korban itu sedang tertidur dan tidak sempat menyelamatkan diri. "Tadi pagi dalam upaya pemadaman ada sebanyak belasan unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran yang turun," katanya.
Menurut informasi, api baru dapat di padamkans setelah satu jam upaya dilakukan petugas dengan dibantu masyarakat.
Sampai sejauh ini, demikian Arief, kerugian materi atas peristiwa itu amsih dalam penghitungan. "Yang jelas tidak banyak barang berharga yang berhasil diselamatkan oleh para korban," katanya. (fzr/ant)