SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Siapa yang tidak geram, jika di tengah kabut asap melanda saat ini, PLN kerjanya sebentar hidup sebentar mati. Ditambah lagi, Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) tidak hidup selama 24 jam.

Itulah yang dirasakan warga Siak dan sekitarnya. Dimana, dalam satu jam PLN matikan listrik tiga hingga empat kali.

"Macam tak ado kejo Oghang PLN ni," ujar Yurizal, warga Mempura melalui pesan BBM-nya kepada GoRiau.com, Rabu (12/3/2014) malam. Ia mengaku, akibat dari PLN yang sering mati, beberapa alat elektronik di rumahnya rusak.

"Dimano hotak PLN tu, tak tau Magrib, Dio asik matikan ajo," lanjut Yurizal mengeluarkan keluh kesah terkait pemadaman yang tidak teratur.

Hal yang sama juga dirasakan Fhadli, warga Balai Kayang, Kota Siak. Selain PLN, ia mengeluhkan air bersih dari SPAM Siak yang hingga saat ini belum hidup. Macetnya SPAM sudah berlangsung sejak sore kemaren. "Belum ada hidup sampai sekarang," katanya.

"Bahkan, tadi pagi aku tengok beberapa warga berangkut mandi ke Sungai Siak. Kalu aku, masih untung ada air hujan lagi," lanjut Fhadli.

Menurut Fhadli, kondisi semakin diperburuk ketika jaringan Telkomsel bermasalah. Dimana, jangankan untuk menelpon, SMS saja lama terkirimnya. "Lengkap penderitaan, serasa berada di Zaman Batu," katanya.

Menanggapi SPAM, Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Tarcip) Acep Rosyadi mengakui adanya permasalahan di SPAM. Terutama berkenaan dengan daya listrik.

"Kebutuhan daya listrik tidak terpenuhi untuk menggerakkan SPAM. Sehingga, tekanannya tidak penuh," katanya. Selain itu, Acep juga mengatakan mesin yang ada saat ini sudah tua. "Mesinnya sejak tahun 2002 lagi," tambahnya.

Lain dengan Acep, Manajer PLN Kabupaten Siak, Andrean Sitompul tidak menjawab GoRiau.com, saat dihubungi melalui selulernya. Tidak hanya kali ini, bahkan setiap kali konfirmasi Andrean tidak pernah menjawab.(san)