
DURI - Meski sudah sering ditertibkan, 180 an PKL (pedagang kaki lima) tetap saja memadati ruas Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Suka Ramai, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Selain berimbas kemacetan, kondisi ini juga membahayakan pengguna Jalan yang melintas karena penyempitan Jalan.
Dijadwalkan dalam waktu dekat para PKL ini harus sedikit legowo pindah di tempat yang sudah disediakan oleh Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis, di simpang Jalan Sultan Syarif Kasim, Desa Tambusai Batang Dui.
"Hari ini seluruh PKL di Jalan Jendral Sudirman akan kita undung untuk duduk bersama besok di gedung pertemuan kantor Camat Mandau. Yang mana tujuannya adalah untuk mengajak kembali para PKL ini menempati pasar baru yang sudah disediakan Pemkab Bengkalis," kata Kepala UPT Dinas Pasar dan Kebersihan Mandau, Refinor kepada GoRiau.com, Senin (19/9/2016).
Relokasi ini, lanjut Refinor, bagian dari kesepakatan awal yang disetujui para PKL beberapa waktu lalu. Tidak hanya Dinas Pasar dan Kebersihan saja yang bertanggung jawab, melainkan instansi terkait juga diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.
"Setelah duduk bersama nanti, dan PKL sepakat pindah, bukan berarti masalah itu selesai, aman dan lancar. Tetapi harus ada kontrol dari pihak lainnya, seperti penertiban dari Satpol PP. Jangan membiarkan lagi PKL memadati bahu Jalan yang selalu ramai dilintasi kendaraan tersebut," imbuh Refi.
Sebelumnya, sekitar awal tahun 2015 yang lalu, para PKL ini bersedia dipindahkan ke lokasi yang baru yakni pasar Modern Sultan Syarif Kasim. Bahkan mereka juga menerima dana kompensasi sebesar Rp1 juta per usaha untuk membantu transportasi mengangkut barangnya.
Selang 3 Minggu kebijakan tersebut berjalan, ruas Jalan Jendral Sudirman kembali mendadak penuh PKL yang sama dengan sebelumnya. Mereka (PKL) bak kehilangan pelanggan saat pindah ke lokasi yang baru. ***