
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Orang tua Tengku Wahyu Gunawan, Syaipul, mengatakan, keberhasilan anaknya bisa menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Siak di kancah nasional pada Iven Sepatu Roda Piala Walikota Medan Cup II tidak sedikit pun adanya campur tangan Pengcab Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Siak.
Induk cabang olahraga sepatu roda di Siak itu dinilai hanya berdiri seperti pajangan saja. "Tidak ada perhatian dan bantuan bagi atlet-atlet sepatu roda di Siak untuk latihan atau mengikuti berbagai iven," kata Syaipul dengan rasa kecewa.
Lebih jauh dikatakannya, untuk keberangkatan para atlet Siak menghadapi iven-iven baik yang resmi mau pun bersifat terbuka, orang tua atlet berusaha mengumpulkan dana untuk bisa memberangkatkan anaknya membela nama kampung halaman.
"Siapa yang tidak bangga ketika anak-anaknya tampil di iven-iven besar. Kami rela menggalang dana karena memang tidak ada perhatian dan bantuan dari Pengcab Perserosi Siak," ujar Syaipul.
Meski begitu, Syaipul tetap semangat untuk mengembangkan hobi dan keahlian anaknya itu. "Dulu anak saya sibuk main ke warnet, tapi sejak dia mengenali olahraga ini, kebiasaan itu berangsur-angsur hilang," sambung Syaipul.
Dirinya berharap agar Pengcab Perserosi Siak bisa lebih memfokuskan diri untuk pembinaan atlet-atlet sepatu roda ke depan, terutama di Siak. "Kami akan mendukung apa pun agar olahraga ini berkembang," tuturnya.(san)