
PEKANBARU, GORIAU.COM - Permintaan hasil pemeriksaan kesehatan calon gubernur dan Wakil Gubernur Riau oleh Forum LSM Riau Beratu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau tidak mendapat tanggapan sampai saat ini. Bahkan, surat permintaan itu sudah masuk sejak tanggal 19 Agustus lalu ke bagian umum, sekretriat KPU Riau.
Tidak mendapat tanggapan dari KPU Riau, ketua Forum LSM Riau Bersatu, Robert Hendriko mengancam akan menurunkan massa sebesar-besarnya untuk menuntut keterbukaan informasi tersebut. Ancaman itu ia sampaikan dalam kunjungannya ke KPU Riau, Selasa (28/8/2013) yang diketahui sejumlah pegawai KPU Riau di bagian umum.
"Saya sangat kecewa dengan KPU Riau, yang memberlakukan masyarakat seperti ini. Harusnya mereka menanggapi surat kami, ternyata sampai saat ini tidak ada tanggapan yang telah kami nanti-nantikan. Dalam waktu dekat, kalau tak mendapat tanggapan, saya akan turunkan massa dalam jumlah besar untuk aksi besar-besaran di sini," tegasnya.
Robert yang didampingi 4 orang anggotanya langsung mengecek disposisi surat masuk di bagian umum. Ternyata, suratnya baru sampai ke pihak komisoner namun tidak ada jawaban dari komisioner ke bagian umum. Sehingga, sejumlah LSM yang dipimpin Robert merasa diabaikan.
Menurutnya, permintaan keterbukaan infomrasi mengenai hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon gubernur wajib hukumnya dikabulkan KPU. Ia memandang itu bukan rahasia yang bersifat privasi yang 'haram' untuk dibeberkan kepada orang lain.
"Calon itu ada indikasi tidak sehatnya. Kami tak ingin KPU menerima calon yang tidak memenuhi ketentuannya," ujarnya.
Lebih lanjut Robert mengatakan, pihaknya bukan orang suruhan atau ditunggangi secara politik. Tetapi, tuntutannya berdasarkan kajian tersendiri pihaknya, sesuai data dan fakta yang ia miliki.
"Kelima pasangan calon ada indikasi tidak sehatnya," katanya.(kha)