PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat posisinya sebagai rujukan tata kelola pemerintahan di Pulau Sumatera. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra yang datang langsung untuk mempelajari berbagai keberhasilan pembangunan di Kota Bertuah, Senin (16/3/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif sebelumnya antara Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan pihak Pemerintah Kota Solok. Fokus utama pembahasan kali ini adalah penjajakan kerja sama strategis lintas daerah, terutama dalam memperkuat sektor ketahanan pangan bagi kedua wilayah.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar mengungkapkan bahwa selain membahas isu pangan, kunjungan ini menjadi wadah produktif untuk berbagi pengalaman mengenai sistem perizinan terpadu dan inovasi pelayanan publik yang telah mapan di Pekanbaru.

"Pertemuan tersebut difokuskan pada penjajakan kerja sama antardaerah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan," ujar Markarius Anwar, Selasa (24/3/2026).

Rombongan dari Kota Solok menunjukkan ketertarikan khusus terhadap berbagai program jaring pengaman sosial yang dijalankan Pemko Pekanbaru. Mereka melakukan studi tiru terhadap mekanisme penyaluran bantuan sosial rutin, seperti pembagian sembako, alat bantu kursi roda, hingga kaki palsu bagi warga yang membutuhkan. Pola distribusi yang transparan dan tepat sasaran di Pekanbaru dinilai sangat relevan untuk diadaptasi.

"Pihak Pemko Solok sangat tertarik dengan pola penyaluran bantuan sosial yang rutin dilakukan. Mereka juga menanyakan mekanisme dan sistem pelaksanaannya, yang telah kami jelaskan secara rinci," tambahnya.

Tidak hanya sektor sosial, strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi topik krusial dalam diskusi tersebut. Mengingat Pekanbaru berhasil mencatatkan kenaikan PAD yang signifikan pada tahun lalu, Wali Kota Solok berharap dapat mengadopsi langkah serupa untuk diterapkan di daerahnya yang memiliki karakteristik sumber pendapatan hampir serupa, meski terdapat perbedaan luas wilayah.

Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak juga sepakat untuk memperkuat sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menjaga stabilitas wilayah masing-masing. Pemko Pekanbaru menegaskan sikap terbuka untuk terus menjalin komunikasi konkret demi kesejahteraan masyarakat di kedua daerah melalui kolaborasi yang saling menguntungkan.

"Selain berbagi pengalaman, kami juga terbuka menerima masukan. Mudah-mudahan kerja sama yang direncanakan dapat segera terwujud dan memberikan manfaat bagi kedua daerah," tutup Markarius.***