BENGKALIS, GORIAU.COM - Jelang kepastian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis Muhammad Fauzi secara mendadak mendatangi beberapa APMS di wilayah Kecamatan Bengkalis untuk memantau ketersedian BBM dan mencegah terjadi penimbunan BBM, Jumat (7/11/2014).

Diantara APMS yang didatangi Kapolres adalah APMS Nurwati di Jalan lembaga, APMS Bahtera Desa Senggoro dan APMS PT BLJ Desa Air Putih. Selain mengecek secara langsung stok BBM di APMS, Kapolres juga mengecek administrasi BBM di APMS serta melakukan wawancara dengan pihak pengelola APMS.

Menurut Kapolres, sidak yang dilakukan adalah dalam bentuk pengawasan Polri di lapangan untuk merespon isu- isu yang berkembang di tengah- tengah masyarakat jelang kenaikan harga BBM.

''Hari ini saya ajak Kadisperindag Kabupaten Bengkalis untuk sidak situasi di lapangan sehingga kita tahu fakta- fakta dan kondisi yang faktual berkaitan dengan distribusi BBM di lapangan. Sehingga isu, rumor dan gosip terkait dengan kelangkaan BBM ini bisa kita cari indikator dan jawabannya,'' ungkap AKBP Andry Wibowo.

Dijelaskan Andry, berkaitan dengan kenaikan harga BBM, posisi Kepolisian dalam bentuk pengawasan, baik itu pengawasan pendistribusian maupun mengawasi pihak terkait yang memiliki otorita dan tanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap distribusi BBM agar distribusi sesuai dengan kuota.

''Jangan ada dalam distribusi sampai kurang atau berlebih. Kemudian terhadap penjualan ke masyarakat jangan sampai ada penyimpangan, sehingga distribusi yang sudah dikolkulasikan diharapkan bisa tersalurkan secara optimal. Jika penyimpangan terjadi, saya minta Kadisprindag ambil tindakan tegas terhadap APMS atau kios terkait,'' tegas Kapolres.

Apabila pelanggarannya berkaitan dengan tindak pidana, Kapolres berjanji akan melakukan penindakan secara hukum.(jfk)