PEKANBARU, GORIAU.COM - Antusias masyarakat Riau mencoba peruntungan sebagai CPNS. Hingga saat ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau mendata sebanyak 14,724 pelamar telah melakukan pendaftaran secara online melalui situs panitia seleksi nasional (panselnas).

Sementara untuk persyaratan pendaftaran yang dikirim manual via pos hingga saat ini sudah masuk sebanyak 4.502 berkas. Namun ada yang di luar dugaan, dari ribuan berkas yang masuk tersebut, satu diantaranya adalah penyandang disabilitas (tuna netra).

Padahal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sejak jauh hari sudah menyampaikan bahwa untuk tahun ini tidak menerima CPNS untuk penyandang disabilitas.

Kepala BKD Riau, M Guntur kepada GoRiau.com, Rabu (1/10/2014), mengatakan bahwa berkas tersebut tetap diterima oleh panitia. "Tetap kita terima, dan berkas yang dikirim memenuhi syarat yang ada, tidak ada alasan untuk kita tidak menerima," tegas Guntur.

Lantas bagaimana dengan kebijakan Pemprov Riau yang sudah dari awal tidak membuka CPNS untuk kalangan disabilitas? Dijelaskan Guntur, pelamar yang bersangkutan sudah melakukan registrasi dan lulus.

Kemudian berkas persyaratan yang dikirim lengkap dan sesuai aturan yang ada. "Yang bersangkutan sudah melalui tahap awal, dan tidak ada alasan juga untuk tidak bisa mengikuti ujian," kata Guntur menambahkan.

Lantas bagaimana dengan sistem ujiannya, apakah disamakan dengan umum yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) atau secara manual?

"Tentu tidak akan sama, nantinya akan kita sampaikan ke pihak BKN (Badan Kepegawaian Nasional), karena kita tidak memiliki Computer Brile yang khusus untuk para disabilitas," tegas Guntur.

Meski tidak mau menyebutkan nama, namun Guntur menyampaikan bahwa satu pelamar dari kalangan disabilitas tersebut mengambil formasi guru untuk Sekolah Luar Biasa (SLB).***