PEKANBARU, GORIAU.COM - Polresta Pekanbaru sudah memastikan pelaku percobaan pembunuhan terhadap anggota Polresta Pekanbaru, Briptu Joko. Pelakunya adalah tiga oknum polisi, satu warga sipil dan empat oknum TNI. Karena Polresta melakukan koordinasi dengan Polisi Militer (PM) untuk menangkap pelaku yang berasal dari oknum TNI.

''Empat orang pelaku sudah kita tangkap. Namun masih ada empat pelaku lainnya. Mereka ini merupakan anggota TNI,'' kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar kepada riaukita.com sebagaimana dikutip www.goriau.com, Selasa (13/11/2012) di Pekanbaru.

Karena empat pelaku merupakan anggota TNI, pihak Polresta Pekanbaru akan melakukan koordinasi dengan Polisi Militer. ''Identitas empat pelaku itu sudah kita ketahui. Karena itu kita akan koordinasi dengan polisi militer. Ini karena menyangkut anggota TNI,'' kata Adang.

Adang menjelaskan, Briptu Joko Fabianto, diculik dan dianiaya tiga orang rekannya sesama polisi. Ketiga oknum polisi pelaku penganiaya tersebut ternyata berkomplotan dengan empat orang oknum anggota TNI dan dibantu satu orang warga sipil.

Joko diduga dianiaya karena mengetahui jaringan narkoba yang melibatkan tiga orang oknum anggota polisi dan empat orang oknum anggota TNI tersebut. Saat ini Joko sedang di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Dia mengalami luka tusuk di sejumlah tubuhnya.

''Penculikan melibatkan oknum polisi dan TNI. Pelaku oknum polisi dan Polres lain sudah ditangkap, termasuk satu orang warga sipil,'' ujar Kapolresta pekanbaru, Adang Ginanjar. (rkc)