DURI - Untuk kesekian kalinya, Tim Opsnal Polsek Mandau berhasil memutus jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Lintas Duri-Dumai, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

LS (41) pengusaha warung remang-remang (warem) ini ditangkap, Rabu (20/4/2016) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Lintas Duri - Dumai Km 11 Desa Air Kulim Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis atau tepatnya di warung remang-remang milik LS.

Berdasarkan data yang diperoleh GoRiau.com dari Polsek Mandau menyebutkan dari tangan LS, berhasil disita 2 paket diduga narkotika jenis sabu-sabu seharga Rp. 1.400.000, dan paket diduga Narkotika jenis sabu-sabu seharga Rp. 1.050.000.

Barang bukti pendukung lainnya yang juga ikut disita tim opsnal Polsek Mandau yaitu, 1 unit Handphone merek Nokia C2 warna Silver, uang hasil penjualan Narkotika jenis sabu-sabu sejumlah Rp. 700.000, Plastik pembungkus sebanyak 14 dan 1 buah kotak Rokok Sampoerna yang digunakan sebagai alat untuk menyimpan Narkotika tersebut.

Kapolsek Mandau, Kompol Taufiq Hidayat SH SIK menjelaskan informasi dari warga, di warung remang-remang tersebut sering terjadi transaksi narkoba. Tidak hanya LS pada giat itu juga ZM (43) yang berprofesi sebagai pedagang juga ikut diamankan bersama barang buktinya.

"Satunya lagi pelaku penyalahgunaan narkoba juga diamankan dilokasi yang sama sekitar pukul 02.00 WIB. ZM merupakan warga Jalan Lintas Duri - Dumai RT 1 RW 5, Desa Boncah Mahang Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, diamankan bersama 17 paket sabu-sabu miliknya," kata Kompol Taufiq kepada GoRiau.com, Rabu (20/4/2016) pagi.

Sementara dari tangan ZM disita barang bukti, diantaranya 2 paket diduga Narkotika jenis Sabu-sabu harga Rp. 300.000 dan 15 paket diduga Narkotika jenis sabu-sabu seharga Rp. 1.500.000, 1 unit handphone merek Nokia C1202 warna hitam, uang hasil penjualan Narkotika jenis sabu-sabu sejumlah Rp. 200.000, 1 unit sepeda motor merek Honda Revo tanpa nomor polisi.

"Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Polsek Mandau guna proses penyidikan lebih lanjut," tutup Kompol Taufiq. ***