
SELATPANJANG – Pengurusan penerbitan paspor di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau mengalami peningkatan sejak Malaysia membuka pintu masuk negaranya setelah dua tahun ditutup karena pandemi Covid-19.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Maryana mengungkapkan bahwa permohonan pembuatan paspor saat ini mengalami peningkatan, meski sempat turun drastis hingga 90 persen Covid-19 melanda.
"Kenaikannya cukup signifikan jika dibandingkan dari jumlah setahun penuh tahun 2021 silam," ujar Maryana, Selasa (7/6/2022).
Ia menerangkan sejak Januari hingga 27 Mei lalu, pelayanan penerbitan paspor di Kabupaten Kepulauan Meranti sudah mencapai 1.485 orang. Sedangkan sepanjang tahun 2021 silam yang terdata hanya sebanyak 963 orang.
"Tahun sebelumnya itu pelayanan setiap bulan tidak kurang dari 80 orang. Sementara dalam beberapa bulan terakhir kurang lebih 300 orang yang melakukan pengurusan paspor," bebernya.
Menurut Maryana, kenaikan terjadi itu sejak Malaysia membuka pintu masuk terhadap seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) tanpa syarat seperti jaminan kesehatan atau asuransi.
"Bisa jadi ini bakalan naik lagi jika rute akses Kepulauan Meranti tujuan Batu Pahat, Malaysia kembali dibuka. Namun itu tidak menjadi wewenang kita," pungkasnya.***