
PEKANBARU - Setidaknya 3.000 penggembira atau rombongan liar (romli) Kongres XXIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sempat dikabarkan akan berlabuh di Pelabuhan Dumai. Hal ini tentu saja membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kelabakan memikirkan sarana transportasi penjemputan penggembira dari Dumai ke Pekanbaru.
"Informasi yang kami terima, rombongan penggembira telah di evakuasi untuk di berangkatkan ke Pekanbaru melalui jalur darat. Jadi bukan lewat Dumai," ungkap Ketua Panitia Lokal Kongres XXIX HMI Ahmad Effendi Siregar kepada GoRiau.com, Jumat (20/11/2015).
Hal senada juga dikatakan oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman seusai rapat persiapan keamanan penyambutan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. "Ternyata mereka lewat jalur darat, sudah aman," ucapnya singkat, Jumat sore (20/11/2015).
Sebelumnya, penggembira Kongres XXIX dikabarkan akan menempuh jalur laut menggunakan kapal Pelni dan berlabuh di Dumai. Mengingat jarak antara Dumai-Pekanbaru yang terlampau jauh, Plt Gubri sempat kebingungan mencari solusi untuk menjemput rombongan tersebut.
"Dumai-Pekanbaru itu jauh, kurang lebih 3.000 orang yang akan kita jemput. Bagaimana solusi menjemputnya," gumam Plt Gubri ketika menggelar rapat persiapan penyambutan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Kamis lalu (19/11/2015). ***