PEKANBARU – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Rumah Zakat Riau melalui pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Pelepasan bantuan dilakukan di Rumah Zakat Riau, Kompleks Castavia Royale Aqsho, Jalan Bakti, Jumat (5/12/2025).

Pengiriman bantuan ini menjadi langkah awal dari rangkaian aksi kemanusiaan yang dirancang untuk membantu warga yang terdampak bencana alam. Pemerintah Kota Pekanbaru memilih berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan agar penyaluran bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan tepat sasaran. 

GoRiau

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa tahap pertama bantuan difokuskan ke Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Setelah itu, bantuan akan disalurkan ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sebelum menjangkau wilayah Aceh.

“Bantuan ini ditujukan untuk keluarga-keluarga kita yang terdampak bencana. Kami mengajak seluruh warga Pekanbaru untuk ikut berbagi dan memberikan bantuan agar beban saudara-saudara kita bisa sedikit berkurang,” ujarnya.

Agung menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi bagian dari komitmen Pemko Pekanbaru dalam merespons situasi darurat kemanusiaan. Menurutnya, kepedulian lintas daerah merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang perlu terus dijaga.

GoRiau

Selain pengiriman logistik, Pemko Pekanbaru juga menjadwalkan doa bersama sekaligus penyaluran bantuan lanjutan bagi korban bencana, Minggu (7/12/2025). Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pekanbaru sebesar Rp3 miliar yang dialokasikan untuk tiga provinsi terdampak.

Ia menyebutkan, kemampuan daerah menyalurkan bantuan kemanusiaan tidak terlepas dari kondisi keuangan daerah yang relatif stabil.
“Dengan doa seluruh warga Pekanbaru, tahun ini anggaran kita surplus. Kewajiban bisa diselesaikan, pembangunan tetap berjalan, dan bantuan untuk saudara-saudara kita di daerah terdampak dapat disalurkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Rumah Zakat Perwakilan Riau, Ridu Wanto, mengungkapkan bahwa bantuan tahap pertama yang diberangkatkan bernilai sekitar Rp100 juta. Bantuan tersebut berisi kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan korban bencana, seperti makanan siap saji, minuman, air mineral, serta perlengkapan bayi berupa popok sekali pakai.

“Penanganan pascabencana biasanya berlangsung cukup lama. Karena itu, bantuan akan kami salurkan secara bertahap. Setelah Sumatera Utara, penyaluran berikutnya menuju Aceh dan Sumatera Barat,” katanya.

Ia menjelaskan, pengiriman kali ini menjadi pengiriman perdana Rumah Zakat Riau ke wilayah Sibolga dan Tapanuli Selatan, khususnya Kecamatan Batang Toru. Donasi kemanusiaan masih terus dibuka hingga Januari agar bantuan dapat berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dalam proses pendistribusian, Rumah Zakat akan bekerja sama dengan jaringan Rumah Zakat setempat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Basarnas. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyaluran bantuan sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Melalui kolaborasi ini, Pemko Pekanbaru dan Rumah Zakat Riau berharap bantuan yang dikirimkan dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi penguat bagi warga di tiga provinsi yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana. (adv)