PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Pemkab Rohul telah siap menerapkan tujuh poin instruksi dari Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang dikeluarkan Gubri dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah dan Forkompinda di 12 Kabupaten/Kota se-Riau. 

Dalam rapat yang digelar di Gedung Daerah Pemprov Riau, Pekanbaru, Rabu (12/11/2014) itu, dihadiri Wabup Ir. H. Hafith Syukri MM mewakili Bupati Achmad, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, Kepala Kejari Pasir Pangaraian Syafiruddin, serta Kasubbag Peliputan Humas Setdakab Rohul Sumardi SS,M.Si.

Hafith Syukri menyatakan, secara umum, Pemprov Riau juga harus bisa selaraskan visi misi dengan Kabupaten/Kota, sehingga program yang sudah dicanangkan kabinet kerja Presiden juga Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Jusuf Kalla, tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) atau 9 Nawacita Jokowi-JK.

''Itu harus didukung dengan kesiapan SDM (Sumber Daya Manusia), termasuk perangkat daerah, serta mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh stakeholders yang ada,'' ucap Wabup Hafith Syukri, Rabu (13/11/2014) sore kemarin.

Wabup juga mengungkapkan, bahwa ada 7 poin instruksi Plt Gubernur Riau ke Bupati/ Walikota se-Rohul, pertama kesatuan visi dan sikap pusat dan daerah, sinergitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan untuk memperkuat poros pemerintahan dalam negeri.

Kemudian, penghematan dalam penggunaan APBD dan lebih prioritaskan kepentingan rakyat, fokus anggaran pada pembangunan infrastruktur, petani dan nelayan, dan ketiganya meningkatkan pengawasan dan manajemen pemerintahan yang efektif.

Keempatnya, yakni dengan mengoptimalkan pendapatan daerah, juga mendukung seluruh kebijakan Presiden RI, serta keenam, ikut menjaga iklim kondusif di daerah dan antisipasi dini terhadap kerawanan yang mungkin terjadi menjelang kenaikan dan pasca kenaikan BBM, serta melakukan antisipasi terhadap kebakaran hutan/lahan.

''Semua sudah dilaksanakan, tapi perlu ditingkatkan lagi,'' ucap Wabup Hafith Syukri, usai Rapat Koordinasi, yang dihadiri Dosen IPDN Jatinangor Jawa Barat Prof Sadu Wirastono.

Wabup juga menambahkan, untuk mencegah Karhutla, Pemkab Rohul sendiri telah melakukan berbagai cara. Salah satunya dilakukan baru-baru ini, yakni membuat pemetaan terhadap daerah-daerah rawan Karhutla. (ram)