PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemanah Riau, Muslim, kembali menuai kekalahan pada pertandingan Eliminasi Fita Compound Individu, Sabtu (15/9/2012) di Venue Panahan Komplek Universitas Islam Riau. Kekalahan ini tentunya menghentikan langkah Muslim untuk melaju pada babak perdelapan besar setelah berhasil dikalahkan oleh Saprianto asal Kalimantan Tengah di nomor pertandingan Fita Compound Individual jarak 50m.

Atlet yang menjadi andalan untuk membawa medali bagi tuan rumah PON XVIII ini harus berbesar hati menerima kekalahannya tersebut. Dengan langkah letih dan lesu ia berjalan pulang sebelum pertandingan selesai. Ia juga sempat menendang botol air mineral yang ada di lapangan sebagai ungkapan kekecewaannya.

Pelatih Panahan Riau, Irheldi, saat diminta konfirmasi atas kekalahan ini seusai babak eliminasi mengatakan bahwa ia merasa susah untuk merubah sistem latihan yang sudah diberikan sebelumnya oleh pelatih yang lalu karena mengingat bahwa dirinya baru mendampingi Muslim pada dua bulan terakhir.

''Pola latihan harus dibenahi lagi, dari segi mental atlit juga harus ada pembenahan,'' tambahnya.

Pada pertandingan ronde nasional yang akan dilakukan beberapa hari lagi, Irheldi mengatakan pemanah andalan yang akan diturunkan pada pertandingan di ronde nasional ialah Fahrul Reza dan Yuliadi Absara untuk Pemanah putra, sedangkan putri ia mengandalkan Nur Hidayati dan Sella Triyadi R.

''Walaupun mereka adalah atlet yang diandalkan untuk membawa pulang medali, tapi tetap semua itu tergantung pada mental mereka saat berlaga di arena nanti,'' tegasnya. (*/rls)