
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti secara resmi membuka jalan selebar-lebarnya bagi generasi muda daerah untuk berkarier di pemerintahan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan di Kampus Politeknik Transportasi Darat Indonesia–Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD), Bekasi, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Fokus utama dari kesepakatan ini adalah menjaring 10 putra dan putri terbaik asal Kepulauan Meranti untuk menempuh pendidikan vokasi. Proyeksi yang disusun untuk periode 2027 hingga 2032 tersebut bertujuan mencetak aparatur sipil negara yang ahli dalam bidang teknis transportasi darat.
Langkah pencarian bakat lokal ini langsung dikonkretkan saat Bupati Kepulauan Meranti, Asmar menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Direktur PTDI-STTD, Avi Mukti Amin. Setelah menyelesaikan masa studinya di sekolah kedinasan tersebut, para lulusan akan langsung ditarik kembali untuk mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Melalui kerja sama ini, kita berharap lahir tenaga-tenaga profesional di bidang transportasi darat yang berasal dari putra-putri terbaik Kepulauan Meranti. Mereka nantinya akan kembali mengabdi untuk memperkuat pelayanan dan pembangunan sektor transportasi di daerah," jelasnya.
Kesepakatan ini memiliki landasan hukum yang kuat karena dilakukan bersama Kepala BPSDMP Kementerian Perhubungan, Suharto yang bertindak sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12/TPA Tahun 2026. Sementara dari pihak pemerintah daerah, wewenang bupati dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025. ***