PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Adanya laporan antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pangkalan Kerinci, membuat Dinas Perindustrian Perdagangan & Pengelolaan Pasar (Disperindag & Pengelolaan Pasar) langsung merespon dengan melakukan sidak, Kamis (4/9/2014).

"Antrean panjang itu karena terjadi kelambanan distribusi dan pengurangan pemasokan BBM dari Pekanbaru. Yang biasanya 20 ribu liter sekarang hanya dikirim 16 ribu liter saja," terang Kadisperindag & Pengelolaan Pasar Kabupaten Pelalawan, Drs Zuerman Das usai melakukan sidak.

Dijelaskannya, pihaknya telah mendatangi dua SPBU saja, yakni SPBU yang ada di KM 55 dan SPBU yang berada di Jalan Langgam II atau Akses Road PT RAPP di KM 5 Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat.

Sambungnya, setelah dilakukan pemeriksaan mesin tera di SPBU itu, ternyata mesin dalam kondisi normal. Pemeriksaan mesin tera di SPBU itu dimaksudkan untuk menjaga agar takaran bahan bakar minyak (BBM) di setiap SPBU normal.

"Kita juga melakukan pengecekan mesin tera. Diketahui tidak terjadi penyimpangan di SPBU tersebut," jelasnya.

Sambungnya, pemeriksaan tera dilakukan guna memastikan alat ukur di setiap SPBU tersebut berfungsi dan berjalan dengan baik sehingga tidak sampai merugikan konsumen.

"Tera ulang ini kami lakukan untuk mengecek alat ukur di SPBU. Tujuannya, memastikan takaran BBM di setiap SPBU normal. Hal ini menghindari kerugian para konsumen," tandasnya.(***)