SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dua petak rumah papan di Jalan Pembangunan III Kelurahan Selatpanjang Timur kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Kamis (4/9/2014) siang dilalap si jago merah. Akibatnya, kurang dari 15 menit dua petak rumah itu rata dengan tanah.
Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Ade Rukmayadi SH, kepada wartawan mengatakan, bahwa api yang melalap dua petak rumah milik Jefridin (46) dan Rojali (48) itu diperkirakan akibat arus pendek listrik PLN. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai 60 juta rupiah.
"Rumah itu terbakar saat pemilik rumah tidak ada ditempat atau ditinggal oleh pemiliknya, dan diperkirakan kebakaran tersebut akibat arus pendek listrik. Kerugian ditaksir lebih Rp 60 juta," kata AKP Ade R melalui pesan singkatnya.
Menurutnya, api tersebut padam setelah kedua petak rumah itu hanggus dilalap hingga rata dengan tanah dalam waktu singkat kurang lebih 15 menit . Bahkan saat tim pemadam kebakaran datang rumah itupun sudah habis terbakar.
Dari keterangan warga setempat, pemilik rumah tersebut merupakan dua kakak beradik yang kesehariannya diketahui tergolong keluarga kurang mampu, Rojali (48) merupakan seorang tukang bangunan yang tinggal bersama istri dan 3 orang anak.
Sedangkan Jepridin (46) orang tua kandung, Erni anak asuh Kabag Humas Setdakab Kepulauan Meranti, Ery Suhairi SSos, dalam kondisi sakit-sakitan dan tuna netra, tidak lagi bisa bekerja untuk menafkahi keluarga, istrinya Fatimah (45) yang kesehariannya meminta sedekah mengharap belas kasihan, beruntung anak semata wayangnya masih bisa bersekolah dengan dibiayai Kabag Humas Pemkab Kepulauan Meranti.‬
‪Bahkan, rumah milik Jepridin yang baru saja dilalap api tersebut baru beberapa bulan telah direhap dengan dibiayai langsung oleh Anggota DPRD Meranti, H M Adil SH yang kembali terpilih untuk DPRD Provinsi Riau Priode 2014-2019.
(zal)