BENGKALIS - Pulau Beting Aceh merupakan salah satu pulau kecil di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau. Tidak banyak orang tau kalau pasir pantai Beting Aceh ini bisa berbisik, tepatnya berbunyi jika disentuh. Nuasa berwarna  putih, dari setiap sudut mata memandang, yang terpantul hanyalah putihnya pasir yang mengelilingi pulau kecil indah itu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bengkalis, H Eduar MPSa mengatakan pulau tanpa penghuni ini kerap menarik wisatawan untuk datang kembali menikmati keindahan alam disekitarnya.

"Sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia, pulau kecil ini luar biasa menakjubkan. Banyak wisatawan yang datang ke pulau pasir itu berulang-ulang kali. Demikian dikatakan masyarakat Rupat yang menyewakan pompongnya untuk mengantarkan wisatawan ke Beting Aceh," kata Eduar kepada GoRiau.com, Rabu (20/4/2016).

Biasanya, warga setempat yang membawa wisatawan ke Beting Aceh ini akan mampir sejenak ke pulau Babi yang bersebelahan dengan Beting Aceh. Di pulau Babi ini juga tidak ada penduduk yang tinggal disana. Keasrian alamnya masih sangat terjaga. Hanya saja pinggir pantai pulau Babi tidak berpasir seperti di pulau Beting Aceh.

"Pinggir pantainya itu tanah liat. Kita memang tidak temukan pasir berbisik disana. Namun pulau Babi juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan," ungkap Eduar lagi.

Dari pantai Teluk Rhu, kata Eduar, wisatawan bisa menyewa perahu motor warga setempat untuk mengantarkan ke Beting Aceh. Perlu waktu 45 menit bisa sampai ke Beting Aceh dari pantai Teluk Rhu. Wisatawan bisa rasakan sedikit olahraga jantung dan cipratan air laut yang asin.

"Tapi saat tiba di Beting Aceh, wisatawan tidak akan kecewa. Pulau ini luar biasa indah, pasirnya putih halus sekali. Selain menikmati keindahan pantai Rupat, ada baiknya wisatawan juga mengunjungi salah satu destinasi wisata Pulau Rupat seperti Beting Aceh. Bisa mengambil waktu 2 atau 3 hari untuk mengunjungi semua objek wisata di Rupat Utara ini," tutup Eduar.(*/rha)