PEKANBARU - Aksi premanisme yang semakin meresahkan membuat Presiden Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan pemberantasan. Kini, bukan hanya di pusat, di wilayah hukum Polresta Pekanbaru, juga akan dilakukan hal yang sama.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengultimatum pihak-pihak yang ingin melakukan aksi premanisme dan pungli di wilayah Kota Pekanbaru.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Akpol lulusan tahun 1997 itu, sesuai dengan arahan tegas dari Presiden RI, Ir Joko Widodo (Jokowi), dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Aparat kepolisian dari Polresta Pekanbaru, tidak akan membiarkan ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang berbuat aksi premanisme di Kota Madani ini.

“Tidak akan kami berikan ruang untuk aksi premanisme. Jangan coba coba ada yang mengaganggu keamanan dan ketertiban masayarakat di Kota Pekanbaru, kalau kedapatan akan kita tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” ucap Nandang dengan nada tegas, Sabtu (12/6/2021) siang.

Selain melibatkan aparat kepolisian, Polresta Pekanbaru juga akan menggandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Polsek di wilayah hukum Polresta Pekanbaru untuk memberikan edukasi, namun jika edukasi tak bisa dilakukan maka pihaknya akan melakukan penindakan tegas kepada orang yang melakukan praktek premanisme.

“Saya juga mengingatkan dan menegaskan jangan ada oknum ada yang melakukan perbuatan yang mengganggu dan menghambat roda perekonomian di Kota Pekanbaru, akan kita akan tindak tegas,” tandasnya.

Apabila ada masyarakat yang mengetahui aksi premanisme, bahkan menjadi korban, Nandang meminta agar masyarakat segera melaporkan langsung ke Polresta Pekanbaru dan Polsek terdekat atau call centre 110. ***