BANGKINANG, GORIAU.COM - Pasar Inpres Bangkinang, Jalan Datuk Tabano, Bangkinang, Riau kembali dilalap si jago merah, Sabtu, 29 September 2012, dini hari, sekitar pukul 00:20 WIB. Pasar ini berdekatan dengan lokasi pembangunan pasar modern Bangkinang.

Kebakaran itu menyebabkan lapak dan peralatan pedagang gorengan dan mertabak ludes dilalap si jago merah.

Salah seorang warga di sekitar lokasi, yang malam itu saat ditemui mengatakan api sekitar menyambar lapak, sehingga habis peralatan pedagang martabak.

''Tapi berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran api berhasil dipadamkan, dan tidak merembet ke lainnya,'' ujar warga.

Pantauan wartawan, di lokasi terlihat pedagang gorengan Ican bersama istrinya dan dibantu warga sekitar terlihat masih sibuk membereskan sisa-sisa lapak dan peralatan yang sudah habis terbakar.

Kepala Kepolisian Sektor Bangkinang Kota Iptu Nurman yang dikonfirmasi melalui Kepala Pos Pasar Inpres Bangkinang Bripka Aldriadi, Sabtu 29 September 2012, pagi, lewat telepon genggamnya, mengatakan kebakaran terjadi di lapak pedagang gorengan yang dimiliki Ican.

''Saya dapat laporan langsung turun ke lokasi. Api pertama diketahui oleh petugas pam security PT Makmur Permata Putra Alung,'' ujarnya.

Dikatakannya lagi, hingga saat ini belum ada laporan dari pedagang tersebut." Belum ada laporan resmi, kita menunggu saja," katanya.

Sementara itu Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakatan, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Bakri yang dikonfirmasi menambahkan bahwa dirinya belum mendapatkan laporan resmi dari Komandan Regu Petugas Pemadam Kebakaran yang piket.

''Belum dapat laporan resmi dari anggotanya, namun saat ini sumber api pun belum dapat dipastikan asalnya dari mana. Nanti jika sudah dapat laporannya akan diberitahu secepatnya,'' ucap pria yang selalu respon dengan wartawan saat dikonfirmasi terkait kebakaran.

Anggota pemadam kebakaran yang piket turun ke lokasi sebanyak 10 orang, dan dua unit mobil kebakaran langsung bergerak cepat hingga api dengan mudah dapat dipadamkan.

''Dua unit mobil turun ke lokasi dengan 10 orang petugas kita bekerja langsung memadamkan api dengan cepat, sehingga api berhasil dipadamkan dan tidak menyebar ketempat yang lainnya,'' terangnya. (rif)