TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Para calon anggota legislatif (caleg) diminta untuk tak memasang stiker di sembarang tempat. Stiker yang dipasang sembarangan itu menimbulkan kesan kotor dan rasa tidak simpatik dari masyarakat.

''Stiker calon anggota dewan ini dipasang seenaknya di sembarang tempat. Bahkan di depan pintu rumah. Terus terang saya sangat kecewa. Jangan kan meminta ijin, sekedar memberitahu pun tidak,'' kata Tina, warga Jalan Batang Tuaka Kecamatan Tembilahan, dengan nada kesal.

Tindakan seperti ini, kata ibu tiga anak itu, bukannya menambah simpati masyarakat tapi malah membuat masyarakat justru merasa kesal dan mungkin saja tidak akan memilih yang bersangkutan.

Keluhan hampir senada disampaikan Herman, warga Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan. Dikatakannya, tindakan tim sukses caleg yang memasang alat peraga serampangan seperti itu malah sangat mengganggu.

''Boleh-boleh saja memasang alat peraga kampanye, tapi seharusnya berlaku lebih bijak. Kalau seperti ini, berharap masyarakat mau memilih, malah jadi kecewa. Saya harap, khususnya kepada pihak-pihak terkait terutama Panwaslu menyampaikan sosialisasi mengenai hal ini. Bukankah ada aturan yang harus dipatuhi untuk hal itu,'' ujar Herman.

Pantauan di lapangan, tidak sedikit alat-alat peraga caleg yang terpasangan di berbagai tempat. Bukan hanya di sepanjang jalan, bahkan rumah-rumah masyarakat pun tidak luput ditempeli. Penempelan alat peraga yang tidak beraturan, menimbulkan kesan yang kurang baik dan kotor.(gus)