
SELATPANJANG – Kehilangan seorang perempuan lanjut usia sempat mengundang kepanikan warga di Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi. Monah (75), warga asal Dumai, dilaporkan hilang di area perkebunan sagu di Jalan Kuburan Baru Borut pada Senin sore (20/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kejadian itu bermula saat korban tak kunjung kembali ke rumah hingga menjelang malam. Keluarga yang mulai diliputi kecemasan segera melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil, sementara kondisi Monah yang diketahui mengalami gangguan daya ingat semakin menambah kekhawatiran.
Situasi itu mendorong pihak keluarga untuk meminta bantuan resmi. Pada Selasa pagi (21/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, dua anggota keluarga mendatangi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti untuk melaporkan kejadian tersebut, sekaligus menyampaikan kronologi singkat hilangnya korban.
Merespons laporan itu, tim BPBD bersama Basarnas dan warga setempat langsung bergerak cepat ke lokasi. Sekitar 20 orang warga turut terlibat dalam pencarian, menyisir area kebun sagu yang cukup luas dengan jalur yang berliku dan rawan membingungkan, terutama bagi lansia.
Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath SIP, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif sejak laporan diterima.
"Tim langsung turun begitu laporan masuk pagi tadi. Warga sebelumnya sudah melakukan pencarian sejak malam. Setelah penyisiran dilakukan bersama, korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dalam keadaan selamat," ungkap Ardath.
Ia menambahkan, kondisi korban yang mengalami penurunan daya ingat menjadi faktor utama kekhawatiran keluarga, sehingga pelibatan tim pencarian dianggap penting untuk mempercepat proses.
"Pihak keluarga sangat cemas karena korban lansia dan mudah lupa. Mereka khawatir korban tersesat lebih jauh, sehingga meminta bantuan agar pencarian lebih terarah," tambahnya.
Monah akhirnya ditemukan di sekitar area perkebunan dalam kondisi selamat, meski sempat kebingungan. Ia kemudian langsung dipertemukan dengan keluarganya, termasuk anaknya, Seri Muntiah, yang tinggal di Jalan Kuburan Baru.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia, terutama yang mengalami gangguan daya ingat, guna mencegah kejadian serupa yang berpotensi membahayakan keselamatan. ***