TELUKKUANTAN - Tepian Narosa Telukkuantan kembali memakan korban. Tidak hanya peristiwa berdarah yang terjadi di arena ini, tapi juga merenggut satu nyawa. Adalah Ricky Wisanta (12), seorang bocah dari Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar yang menjadi korbannya.

Berdasarkan informasi yang dirangkum GoRiau.com, Ricky awalnya mandi bersama temannya di saat pacu jalur sedang berlangsung. Keduanya tenggelam secara bersamaan di lokasi yang sama.

"Namun, warga hanya melihat satu orang anak yang tenggelam. Dimana, anak tersebut melambaikan tangan minta tolong. Kemudian, para atlet pemacu Panglimo Itam langsung menolong. Dia pingsan dan akhirnya selamat," ujar Sandi, warga Seberang Taluk, Sabtu (28/8/2016) dinihari.

Kejadian tersebut, lanjut dia, terjadi sekitar pukul 17.00 Wib.

Warga baru menyadari Ricky hilang, lanjut Sandi, ketika orangtuanya, Eros sampai di rumah dan tidak mendapati anaknya. Ia sibuk mencari kesana kemari, bertanya pada tetangga. Namun, anaknya tak tahu dimana.

Kemudian, dia melapor kepada perangkat desa. Bersama perangkat desa, Eros dan keluarga mencari ke arena pacu jalur.

"Warga menemukan baju milik korban di tenda jalur Ngiang Kuantan. Setelah memastikan itu baju Ricky, warga langsung menyelam di Sungai Kuantan," terang Sandi.

Setelah melakukan pencarian lebih kurang enam jam, Ricky ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Menggunakan ambulan, jenazah bocah tersebut langsung dibawa ke rumah duka di Gunung Toar.***