
PEKANBARU, GORIAU.COM - Ketua Umum Pengprov Persatuan Angkat Berat/Besi dan Binaraga (PABBSI) Riau, Sanusi Anwar yakin bahwa Ketua Umum KONI Riau terpilih, Emrizal Pakis mampu secara profesional menentukan siapa-siapa yang akan duduk dalam kepengurusan KONI Riau periode 2013-2017 nantinya.
Berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, tim formatur wajib membentuk kepengurusan yang baru dalam masa 30 hari sejak ketua umum terpilih. Emrizal Pakis dibantu dua orang formatur yang masing-masing Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Riau, Zulher dan Ketua Umum KONI Kampar, Herman Gazali.
"Pak Emrizal bukanlah orang yang baru berkecimpung di dunia olahraga, tentunya bisa membentuk kepengurusan yang baru dengan profesional," kata Sanusi Anwar yang juga merupakan Ketua Harian Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau.
Dirinya berharap Emrizal Pakis dan anggota formatur bisa bekerja dengan baik dan benar-benar menempatkan orang yang layak dan mengerti dengan posisi masing-masing. Karena jika salah pilih, olahraga Riau ke depan menjadi taruhannya.
"Mencari SDM yang serius dan handal dalam kepengurusan olahraga cukup sulit, namun saya yakin Pak Emrizal menguasai akan hal itu. Jadi beliau pasti bersikap profesional dibanding hanya menerima usulan dari satu atau dua pihak saja," sambung Sanusi.
Sanusi juga menyinggung Plt Ketua Umum KONI Riau (demisioner), Yuherman Yusuf. Yuherman merupakan paduan yang tepat jika Emrizal Pakis mau melibatkannya dalam kepengurusan yang baru nanti. "Minimal Pak Yuherman bisa memberikan saran dan masukan," lanjutnya.
Artinya, kata Sanusi, jika kedua pengalaman mereka digabung, tentu hasilnya akan maksimal. Ditambah memang di atas kertas, Yuherman Yusuf sudah satu periode menukangi induk organisasi olahraga di Riau tersebut sejak mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal mundur sebagai Ketua Umum KONI Riau.(tri)